Tilang E-TLE berlaku mulai 1 November di Jakarta, berikut info lengkapnya…

Posted on

Tilang E-TLE Jakarta – Lintangcruisers.com// Haill brad’s… sebagai Ibukota Jakarta memang banyak memiliki permasalahan baik Sosial, ekonomi, Kriminal dan Hukum, ya karena tensi dan preasure kehidupan di Ibukota memang memberikan dampak yang saling berhubungan baik positif maupun negativ. Seperti perkembangan kendaraan baik motor maupun mobil yang pertumbuhananya sangat cepat dan pesat tentu menimbulkan kendala di jalan raya baik kemacetan, kecelakaan maupun kondisi yang menyebabkan pelanggaran lalulintas.

Untuk membantu pihak kepolisian dalam mengatasi pelanggaran lalu lintas ini Polda Metro jaya akan segera melaksanakan rencana penindakan sistem tilang melalui kamera pengawas atau CCTV atau di sebut Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

E-TLE Tilang di mulai kapan & dimana?

Polda metro jaya akan segera memberlakukan E-TLE mulai tanggal 01 November 2018 yang berlaku efektif di sepanjang Jalan MH Tahmrin dan Sudirman Jakarta, E tilang akan mulai efektif menindak para pelanggar lalu lintas.

Sosialisasi E-TLE

Sepanjang 1 minggu ini pihak kepolisian giat melakukan sosialisasi dengan memberikan brosur soal E-TLE ini salah satunya di area Sarinah Tahmrin agar masyarakat lebih faham. Sealin itu sosialisasi E-TLE juga di berikan kepada para Ojek Online aka Ojol agar tak melakukan pelanggaran lalulintas. Persiapan program E tilang saat ini sudah hampir selesai seperti akurasi CCTV dan proses persiapan WEB yang berfungsi untuk klarifikasi pelanggaran sudah mulai di sempurnakan.

Mekanisme tilang E-TLE

Sistem Tilang elektronik ini akan berjalan dengan menggunakan sistem pengawasan melalui CCTV brad’s, nah bagi pengendara yang melakukan pelanggaran dan tertangkap kamera CCTV akan di beri surat konfirmasi dan klarifikasi melalui pesan singkat/email yang telah di daftarkan pengendara sebelumnya, berkas tilang segera di keluarkan oleh pihak kepolisian setelah melakukan konfirmasi tersebut. Setelah mendapat surat tilang pengendara wajib segera membayar denda melalui transfer bank dengan tenggang waktu 7 hari dari tanggal terbitnya surat tilang tersebut. Apabila dalam waktu 7 hari pengendara tidak membayar denda maka pihak kepolisian akan segera memblokir STNK dari pelanggar tersebut brad’s… nah gimana serem ga…? Tapi prosesnya mudah to hehehe…

Yaps semoga infonya bermanfaat…salam cah nggunung…

By JeckiminatoR☠

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s