Yamaha V-ixion series kuasai pasar sport naked 150 cc Juli 2017

 

Pic by ymki

    Lintangcruisersblog->> haiii…? Pa kabar bradzzz..? Hiya kali ini kembali kita mantengin penjualan motor untuk bulan juli 2017 ini untuk segmen naked sport 150 cc yang memang paling berdarah darah pertarunganya. Namun kali ini data wholesale yang di rilis dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ternyata Yamaha Vixion memimpin dengan gap yang cukup jauh yaitu selisih 9000an unit dengan rival terdekatnya Honda CB150R. Melejitnya penjualan Yamaha Vixion nampaknya tak terlepas dari peran Yamaha Vixion R yang mulai di distribusikan ke dealer2 Yamaha,karena di segmen ini Yamaha mulai terlihat cerdik dengan strategy pertahanan berlapis yaitu melepas Vixion ke pasaran dengan dua varian yaitu type standar dan type R (basic mesin Allnew R15) sehingga memberikan 2 pilihan bagi penggemar Yamaha Vixion. Yuk kita pantengin data yang LC kutip dari Vivanews di bawah ini.Data penjualan sport naked 150 cc bulan Juli 2017 :

  1. Yamaha All New V-Ixion dengan 20.670 unit.
  2. Honda CB150R Street Fire dengan 11,3 ribu unit. 
  3. Suzuki GSX-S 150 dengan 395 unit. 

   Yamaha nampaknya akan mati-matian dalam mempertahankan dominasi di segmen ini bradzzz. Sementara Suzuki GSX-S 150 nampak masih belum terlalu di serap pasar karena hanya menorehkan catatan penjualan di bawah 500 unit untuk bulan juli. Mungkin desainya belum terlalu di terima oleh biker tanah air walaupun secara performa jozzz tak terbantahkan. Ya semoga infonya bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling…

Pic by ymki

Sumber vivanews

Advertisements

Honda Sonic paling laris,Supra GTR tekuk mesra MX King di penjualan bebek super 150cc Juli 2017

sonic

pic by wahana honda

Lintangcruisersblog->>  Pangsa pasar motor bebek di Indonesia belumlah tamat bradzzz,meskipun pasar ini terus di bombardir oleh segment matic tapi tetap saja fungsional kendaraan seekor bebek ini pun masih ada yang belum bisa tergantikan. Ini bisa di lihat dari data AISI yaitu penjualan motor bebek dari bulan januari-juli 2017 bisa menyumbang 8,75% penjualan atau totalnya mencatatkan penjualan sebanyak 283.416 unit secara nasional  bradzzz. Jika untuk kelas motor bebek konvensional paling laris di pegang oleh bebek legendaris yaitu Honda Supra X 125 maka di kelas bebek super 150cc ternyata di bulan Juli Honda Sonic 150 memimpin pasar dengan unggul tipis,sedangkan Supra GTR 150 di posisi ke 2 dan juga mengalahkan Jupiter MX King 150 yang selama ini penjualanya paling laris. Suzuki Satria FU FI 150 tampak belum ada pergerakan selama tertutup euforia GSX series karena penjualanya stagnan di kisaran 1000 an unit saja brader…

Baca juga : Data AISI Juni 2017 penjualan MX King tetap digdaya

Jajaran motor Bebek terlaris Mei 2017  Revo Fit masih jadi favorit

Honda tetap kuasai pasar motor Bebek di bulan April 2017

Data penjualan bebek sport 150cc April,Honda Sonic di tekuk Satria Fu

Penjualan 4 Bebek Sport 150cc Supra GTR150 di tekuk mesra oleh MX king

Data AISI Februari 2017 MX King tetap merajai penjualan Sport underbone 150 cc

Motor bebek terlaris januari 2017.Revo masih mendominasi

Nah kita pantengin nih data yang di himpun Vivanews dari data  AISI (asosiasi sepeda motor  indonesia) berikut ini.
1. Honda Sonic 150R              = 2.827 unit
2. Honda Supra GTR 150       = 2.777 unit
3. Yamaha MX King                = 2.730 unit                                                                                            4. Suzuki Satria FU 150         = 1.217 unit.

yups semoga infonya bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling…

Penjualan Skutik Juli 2017 Yamaha Aerox belum mampu menggusur Vario 150 eSP

beeeeeeeeeea          Lintangcruisersblog->> Sepeda motor jenis skutik memang semakin trend di negeri ini bradzzz. Terbukti dengan semakin banyak model serta pilihan skutik yang di lengkapi dengan fitur2 baru baik untuk menunjang kenyamanan,performa dan saffety motor itu sendiri yang semakin menambah nilai jual maupun menjadi trendseter di kancah roda 2 tanah air. Masih seperti biasa Honda Beat Esp 110 tetap mendominasi pasar di tengah gempuran skutik2 premium Beat Esp tetap berjaya. Yang menarik lagi adalah kehadiran Honda All new Scoopy yang menurut saya semakin stylis dan ngegemesin penampilanya sehingga mampu menyedot animo masyarakat untuk memiliki skutik retro modern dari Honda ini,Bahkan untuk 3-4 bulan kedepan sepertinya untuk tembus ke 100 ribu unit bisa di capai oleh Scoopy ini. Sedangkan untuk posisi 2-4 masih di kuasai oleh deretan skutik dari Honda bradzzz. jian Edan tanpo aran tenan…  Nah yuk kita pantengin data di bawah ini bagaimana perjuangan skutik Yamaha yang benar-benar harus mati2an untuk mengejar penjualan kompetitornya ini,bahkan senjata baru mereka Aerox 155 VVA dengan segudang kelebihan yang di plot head to head dengan Vario 150 eSP pun belum bisa berbuat banyak untuk menggusur Vario di kelas skutik 150 cc ini bradzzz, monggo di simak data selengkapnya bradzzz:

baca juga : Honda Vario 150 tetap digdaya meski di keroyok duo Skutik 155 VVA Yamaha

 

  1. BeAT eSP Scooter 110 = 159.218 unit

  2. Scoopy eSP 110 = 57.668 unit

  3. Vario 125 eSP = 57.584 unit

  4. Vario 150 eSP = 41.631 unit

  5. NMax = 24.233 unit

  6. Aerox Advance = 19.880 unit

  7. Mio M3 125 CW = 18.299 unit

  8. Beat Street = 15.797 unit

Nah ternyata Beat Street juga mulai menampakan ancamanya dengan meraih posisi di bawah Mio M3 125 yang juga berpotensi merecoki penjualan Skutik termurah dari yamaha ini bradzzz…  oke semoga infonya bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling….

 

Sumber by vivanews

 

Produsen Aksesoris Touratech di kabarkan akan bangkrut

toura          Lintangcruisersblog->> Produsen perlengkapan aksesoris motor petualang Touratech terancam bangkrut.  Berita kurang mengenakan ini berasal dari Jerman  yang mengatakan perusahaan yang berbasis di Niederechach ini mengalami masalah kesulitan keuangan dan mendekati bangkrut. Seperti yang di katakan Ingo Schorlemmer juru bicara Touratech yang mengumumkan bahwa karyawan sudah mendapatkan haknya,seperti gaji yang sudah di bayarkan.”Perusahaan mengalami kesulitan keuangan” katanya.

Para pengguna motor Adventure seperti BMW R1200GS,Ducati Multistrada dan motor lainya biasa menggunakan brand ini untuk urusan kelengkapan asesoris motor touring ini. Di saat pasar motor adventure sedang berkembang bahkan beberapa hadir dengan kubikasi 250cc  membuat permintaan menjadi tinggi sehingga perusahaan harus menambah pusat logistik dan membutuhkan investasi lagi. memang alasanya kebangkrutan Touratech ini terbilang  aneh mungkin karena langkah di atas tertunda sehingga ikut mempengaruhi produksi dan pasokan komponen-komponen yang akan di produksi. Tapi Distributor Touratech masih akan menjual aksesoris ini hingga ada informasi lebih lanjut dari pusat. Perusahaan yang didirikan oleh Herbert Schwarz dan Jochen Schanz berdasarkan dari pengalaman mereka berdua saat melakukan banyak perjalanan dalam menjelajah dunia. Dimulai dari obrolan ringan di Cafe hingga menjadi salah satu produsen besar aksesoris motor akankah Touratech benar2 akan bangkrut…? yups semoga infonya bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling…

tractive_suspension_rear_3

pic by 2ridetheworld.com



sumber : metrotvnews



Ekspor motor dalam negeri mengalami kenaikan pada semester pertama 2017.

Pic by viva


      Lintangcruisersblog->> Indonesia kini menjadi salah satu Negara yang di percaya oleh beberapa pabrikan Otomotif khususnya roda dua sebagai basis produksi kendaraan untuk di Ekspor. Di antara pabrikan Jepang Yamaha dan Honda adalah penyumbang  terbesar dalam mengekspor produk-produknya ke luar negeri. Menurut Sigit Kumala ketua bidang komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Kepada wartawan mengatakan bahwa saat ini Yamaha dan Honda adalah pabrikan yang paling Dominan. Menurut data Aisi  sepanjang Januari-Juli 2017 Yamaha mengekspor 223.929 unit motor sekaligus menorehkan catatan ekspor tertinggi pada periode ini. Honda menduduki posisi kedua dengan jumlah ekspor 64.737 unit motor pada periode yang sama. Di tempat ketiga pabrikan asal India TVS tercatat sebanyak 16.542 unit di susul Suzuki dengan torehan angka 14.500 unit saja. Sementara Kawasaki masih anteng nih bradzzz dengan angka ekspor 1.950 unit motor.

       Masih menurut Bp Sigit total pasar ekspor di Indonesia meningkat 15-20 persen di tahun ini,dan peningkatan di sebabkan oleh harga yang kompetitif serta kualitas yang bisa di terima di luar negeri sana. Sedangkan untuk jenis motor yamg di ekspor sendiri adalah Skutik dan Motor sport di mana Skutik di ekspor ke wilayah Asia sedangkan model Sport ke Benua Eropa bradzzz.. Nah selamat untuk Yamaha meski kalah di dalam negeri tapi soal ekspor Yamaha Jagonya… Yupss semoga bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling…

Pic by kompas

 

Pengalaman mengganti Ban motor di Pro ban Motopart Cikarang


    Lintangcruisersblog->> Ban adalah komponen vital untuk kendaraan bermotor ya bradzzz,yang menjadikan seorang biker lebih jeli dalam memilih ban sesuai kebutuhanya. Kebetulan LC sendiri menggunakan motor untuk aktivitas sehari2 terutama saat mobile di area jadebotabek. Nah kebetulan LC sendiri memilih ban produk Corsa bradzzz selain harganya yang terjangkau jika mengalami robekan yang ga mungkin bisa di tambal kan ga sayang kalau di buang n ganti baru. Untuk ban depan LC biasa pakai Corsa type TL S-123 70/90-17 untuk ban depan karena model kembanganya banyak dan rapat sehingga lebih mantab mencengkeram jalanan pada saat menikung di kondisi hujan maupun kering.

Sedangkan untuk ban belakang terbiasa menggunakan type TL SS-Z 80/90-17 yang kembanganya agak sedikit karena memang ban belakang jarang di ajak miring bradzzz.
Usia pemakaian untuk ban depan bisa 2-3 tahun n biasanya di ganti bukan karena aus atau botak tapi daya cengkeram dan elastisitasnya memang sudah kadaluarsa bradzzz. Berbeda dengan ban belakang yang memang mendapat beban lebih berat sehingga usia pakainya hanya berkisar sekitar 1-1,5 tahun saja karena pasti ban belakang saya akan banyak tertusuk paku,potongan plat,kawat,beling ataupun benda tajam lainya.

Sebenarnya masih tebal hanya banyak luka robek


   Kebetulan Ban belakang LC akhir2 ini sering kempes walaupun type tubeless dan menggunakan cairan anti bocor M1 tapi jalanan Ibukota dan area Kawasan Industri Cikarang bekasi sangatlah kejam dan tanpa kompromi dalam menyiksa ban belakang saya dengan tusukan dan sobekan sehingga jumlah tambalanya sekitar 7 lubang itupun menghabisi usia pakai Corsa TSS-Z saya. Jadi tinggal hitung tuh bradzzz Rp 15.000 X 7 lubang.. Anjayyyy… Biasanya LC ganti ban di daerah Kali malang sumberarta pokonya toko terkenal dan harganya paling murah  berhubung kondisi darurat di daeraj cikarang yang kebetulan ada 2 toko spesialis ban nih yaitu PB dan PBM karena ingin mencoba yang baru akhirnya boleh deh kali ini coba ke Pro Ban Motopart. Setelah parkir LC di persilakan sama mas penjaga toko untuk melihat model ban yang di display,setelah memilih typenya dan melihat harganya oh ternyata sedikit lebih murah di banding toko kompetitornya dan ternyata tetap jauh lebih murah di toko langganan saya hehe. Kemudian harga pentil untuk ban tubeless sungguh murah di bandingkan dengan PB dan toko langganan LC. Nah yang terakhir adalah pengisian cairan anti bocor M1 bradzzz di PBM ini harganya jauh lebih murah di banding kompetitor serta harganya sedikit di atas toko langganan saya…. 

Yaps setelah di ambil kesimpulan ternyata Pro Ban Motopart tak terlalu mahal juga lho ada nilai plus dan min di masing2 toko jika di ambil perbandingan. Mudah2an ban saya awet deh jangan seperti kemarin yang memang saya ceroboh pas kondisi macet sering nabras di luar aspal yang banyak di huni potongan plat,gram,paku,cutter,kawat dan benda tajam lainya yang identik dengan daerah industri Cikarang.. Ya semoga infonya bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling.

Team LCR Honda akan menambah Squadnya menemani Cal Cructhlow

 

Pic by motogp


    Lintangcruisersblog->> Call Crutchlow rider semata wayang dari Team LCR Honda nampaknya tahun depan akan mendapatkan partner bradzzz. Seiring dengan di perpanjangnya kontrak cructhlow sebagai pembalap utama hingga tahun 2019 karena penampilanya yang terus membaik dari tahun ke tahun nampaknya team yang bermarkas di Montecarlo akan menambah squad team LCR. Namun kali ini Team LCR nampaknya akan mengambil pembalap dari kelas Moto2 sebagai rider baru di Team ini, dengan menggunakan 2 pembalap nampak nya akan mengulang seperti tahun 2015 di mana LCR Honda mengusung 2 pembalap yaitu Cal Crutchlow dan Jack Miller yang saat ini membela team Marc VDS dan tahun depan akan bergabung dengan Pramac Ducati.

     Lalu siapa pembalap yang akan di pilih LCR Honda…? Adalah Takaaki Nakagami sepertinya sangat berpeluang bergabung dengan team ini. Karena meskipun belum pernah meraih titel juara dunia tetapi Nakagami mempunyai cukup banyak pengalaman di lintasan balap. Pembalap asal Jepang ini pertama kali terjun di ajang 125 cc di tahun 2007 hingga 2010 dan belum pernah merengkuh titel juara. Sempat absen di tahun 2010 Nakagami kembali membalap tahun 2011 di ajang Moto2 hingga tahun sekarang. Di ajang Moto2 musim 2017 yanh masih menyisakan 7 seri ini Nakagami menempati posisi klasemen ke 7 dan merupakan posisi yang lebih baik di banding tahun-tahun sebelumnya… Nah kira-kira akankah Nakagami akan sanggup menjadi teammate yang kompak dengan Cal Crutchlow yang memang sebenarnya cukup agresif atau malah nasibnya akan seperti Alex Rins yang cukup kesulitan bersaing di kelas ini…? Yups tunggu kelanjutanya bradzzz… Ok makasih dah mampir n salam cah mbeling….

Pic by motogp